fbpx

Cara Mengatasi IP Footprint Pada PBN

Jika kalian ingin membuat 20 PBN berapa hosting yang di butuhkan ? 20 juga bukan.  Alasannya simple, karena tiap PBN harus menggunakan Hosting yang berbeda-beda. Sadar atau tidak sadar pernyataan seperti ini bisa jadi keliru, karena sebenarnya bukan hosting yang jadi masalah disini tapi IP (Internet Protocol Address) nya.

Hosting yang berbeda tidak menjamin kalian mendapatkan range IP yang berbeda network. Jadi kalau kalian hanya berpatokan hanya pada hosting saja bukan pada IP nya, ya bisa jadi kalian tidak mengcover masalah footprint dalam pembuatan PBN.

IP footprint adalah salah satu permasalahan yang akan kalian temui saat membuat PBN (Private Blog Network) dari banyaknya Footprint dalam PBN, IP mungkin termasuk yang terpenting dan krusial dalam pembuatan PBN karena efeknya dapat membuat network kalian semuanya di deindex jika terdetect. Tidak heran bahwa banyak webmaster dan seo expert yang membahas masalah IP ini.

Namun sayangnya banyak juga penjelasan diluaran sana yang keliru masalah IP ini, alhasil PBN kalian tetap terdetect dan di deindex. Karena masalah tersebut artikel kali ini saya coba akan membahas masalah tersebut sehingga kalian yang sedang membuat pbn tidak bingung dan salah pemahaman lagi masalah IP Footprint ini.

Saya ambil 1 contoh yang di contohkan oleh salah satu SEO Expert Mattew Woodward yang membagi IP menjadi sebuah BLOK :  aaa.bbb.ccc.ddd dimana Tiap Ip harus Unik C Blok atau kita lebih kenal dengan istilah Unik C Class IP. Padahal Class IP tidak ada hubungan nya dengan blok-blok tersebut seperti yang di bahas oleh Om Mattew.

Om Mettew memberikan contoh IP seperti ini :

134.12.34.67

134.12.34.62

134.12.34.12

Jika 3 domain kalian memiliki IP seperti ini, dimana diblok C nya sama yaitu “34” maka PBN kalian tidak Unik IP dan berbahaya karena bisa terdetect Network oleh google. (Menurut Om Mattew).

BACA JUGA :  Cara Mencari Expired Domain Berkualitas Untuk PBN

Namun jika 3 domain tersebut memiliki IP seperti ini :

134.12.132.67

134.12.36.62

134.12.34.12

Maka 3 Domain tersebut Aman karena Unik C Class, dan tidak bisa terdetect oleh Google. (Sekali lagi ini menurut Om Mettew)

Namun apa benar yang di katakan Om Mettew ?

Sedikit cerita, awal -awal Saya mengenal PBN juga mendapatkan penjelasan yang sama dari para SEO Expert dimana C Class dibedakan oleh C Blok yang dibagi-bagi dari IP tersebut, Jadi supaya unik tiap IP PBN harus unik di bagian C Blok Tersebut. Sampai akhir nya temen saya bilang “Apakah pembagian class IP udah bener seperti itu mas” ??

Walaupun pada saat itu semua PBN yang saya buat masih aman-aman saja, namun saya tergerak untuk mendalami masalah IP tersebut, apakah memang benar sesimple itu untuk membuat tiap IP domain unik, cukup dengan IP yang berbeda di blok C nya.

Untuk pembahasan detail tentang IP classes bisa cek halaman Wikipedia – Classfull Network. Dan ternyata memang benar apa yang saya pahami saat itu 100% SALAH. Kalau di simpulkan Ip Classes di bagi seperti table dibawah :

Class IP

Didalam sebuah IP ada 2 jenis ID yaitu ID Network dan ID Host. Dimana ID network menggambarkan ID dari sebuah Network (server) sedangkan ID Host menggambarkan berapa banyak jaringan didalam network tersebut.

Yang perlu kalian perhatikan untuk membuat IP kalian unik antara 1 domain dengan domain yang lain adalah harus UNIK ID NETWORK karena kalau yang unik ID host maka kalian masih tetap di JARINAGAN yang sama.

 

Dari tabel di atas bisa kita simpulkan bahwa apa yang di jelaskan oleh Om Mattew keliru. Akan coba saya bahas apakah benar sample yang ditunjukan tersebut unik atau tidak. Penjelasan ini mungkin sedikit teknis dan tidak berkaitan dengan SEO secara langsung namun kita coba beda berdasarkan data sebagai pengetahuan aja.

BACA JUGA :  Cara Membuat Backlink, Penggunaan Anchor Text & Studi Kasus Optimasi 28 Hari

Saya ambil 2 IP dari semple Om Mettew :

134.12.132.67

134.12.36.62

Berdasarkan penjelasannya bahwa ke 2 IP ini Unik. Namun coba kita hitung berdasarkan Table diatas apakah benar 2 IP tersebut berbeda.

Seperti yang tadi saya bilang, bahwa IP yang unik adalah IP yang berbeda ID network nya, coba kita cek :

Disini kita anggap bahwa semua IP menggunakan Subnet default nya :

Dari sample diatas yaitu 134 berati IP ini berdara di range B Class, sehingga subnet default nya sesuai table adalah 255.255.0.0

Sekarang tiap IP tersebut kita ubah dulu kebentuk binary, mulai dari IP yang pertama :

IP : 134.12.132.67  >  10000110.00001100.10000100.01000011

Subnet : 255.255.0.0 >  11111111.11111111.00000000.00000000

 

kalau saya kali kebawah antara IP dan Subnet maka hasilnya seperti ini :

10000110.00001100.00000000.00000000

Hasil binary tersebut kalau saya convert kembali kedalam bentuk desimal maka hasilnya seperti ini :

IP pertama :  134.12.0.0

 

Sekarang kita cek IP kedua : 134.12.36.62

IP : 134.12.36.62 > 10000110.00001100.00100100.00111110

Subnet : 255.255.0.0 >  11111111.11111111.00000000.00000000

kalau saya kali kebawah antara IP dan Subnet maka hasilnya seperti ini :

10000110.00001100.00000000.00000000

Hasil binary tersebut kalau saya convert kembali kedalam bentuk desimal maka hasilnya seperti ini :

IP Kedua :  134.12.0.0

 

Bisa kita lihat bahwa IP pertama dan IP ke dua nilainya sama yaitu : 134.12.0.0

Artinya kedua IP ini tidak unik, berbeda dengan yang dikatakan Om Mettew yang mengatakan bahwa IP tersebut unik dan aman.

Sebenarnya untuk melihatnya sangat simple, dari table diatas kita bisa tau posisi ID network berada dimana. Untuk :

  • Class A : Id network berada di 16Bit pertama dari bilangan IP. Struktur nya :  N.H.H.H
  • Class B :Id network berada di 24Bit pertama dari bilangan IP. Struktur nya :  N.N.H.H
  • Class C :Id network berada di 32Bit pertama dari bilangan IP. Struktur nya :  N.N.N.H
BACA JUGA :  Panduan Lengkap Cara Membuat PBN (Private Blog Network)

Dimana N = ID Network, dan H = ID Host.

Jadi kalau kalian ketemu IP perhatikan dulu IP tersebut berada di range class apa. seperti contoh diatas 134.x.x.x itu berada di range B Class sehingga strukturnya N.N.H.H

Anda bisa langsung ubah menjadi seperti ini : 134.12.0.0 .

Misal contoh lagi seperti ini :

198.11.112.34

198.11.64.110

Kemudian kita klasifikasi terlebih dahulu IP tersebut berada di range apa :

198.11.112.34 = Class C

198.11.64.110 = Class C

Dua IP tersebut berada di Class C  (198 berada di range class C berdasarkan table diatas ). Karena kedua IP tersebut berada di range class yang sama, maka kita perlu cek apakah ke 2 IP tersebut unik atau tidak dengan cara melihat ID network nya. Jika domain Anda memiliki IP yang berbeda range class nya maka tidak perlu di cek lagi karena sudah pasti berbeda ID network nya.

Sekarang coba kita hitung berdasarkan struktur bilangan IP nya yaitu N.N.N.H (untuk struktur H bisa langsung kita ubah menjadi 0, karena walaupun kita hitung hasilnya juga sama, kecuali Kalian mengetahui subnet mask nya)

198.11.112.34 > 198.11.112.0

198.11.64.110 > 198.11.64.0

Dari sample diatas kita bisa lihat bahwa ID network untuk ke dua IP tersebut berbeda. Sehingga jika kalian mempunya 2 domain dengan IP seperti ini maka untuk masalah IP footprint sudah bisa tercover.

 

Kesimpulannya adalah PBN tidak harus unik Hosting, kalau kalian bisa membuat setiap domain unik ID Network IP nya maka sudah cukup untuk meng-cover masalah footprint ini. Bisa saja walaupun kalian sudah menggunakan beda hosting tapi masih mendapatkan IP dengan ID Network yang sama.

Ini juga alasan mengapa saya bisa menghost semua Domain PBN saya didalam 1 Hosting NAMUN MASIH TETAP AMAN. Kalau kalian pahami masalah ini jadinya sangat simple bukan ?

Bagaimana cara mengelolah dan setting 1 hosting untuk ratusan PBN ? silakan cek disini : Kelas Advance PBN

Add Comment