fbpx

Cara memilih keyword agar mudah masuk halaman pertama Google.

Setelah anda menemukan list keyword pada tahap riset keyword sebelumnya maka tahap ini anda persiapkan keyword mana yang bernilai tinggi untuk anda jadikan konten website dan juga mudah untuk menempati halaman pertama google ataupun menggeser posisi teratas hasil search result. Jadi pastikan anda jangan melewatkan sedikitpun cara yang akan saya jelaskan di bawah.

Jika Anda belum mendapatkan ide keyword, bisa cek artikel ini terlebih dahulu : 16 Cara Riset Keyword Untuk Konten Blog

Tujuan dari tahap ini adalah mengumpulkan dan mempersiapkan keyword yang nantinya akan anda masukan kedalam artikel untuk di jadikan main content, artikel pilar, content hero, atau apapun anda menyebutnya. Saya akan bahas se-simple dan ringkas mungkin agar anda tidak bingung dan bisa langsung diterapkan

Ingat sekarang kita di era seo modern, jadi kalian tidak harus menggunakan cara lama dimana setiap keyword yang telah anda dapatkan harus dijadikan konten terpisah.

Untuk itu di tahapan ini anda akan memilah milah keyword mana yang bisa di gabungkan untuk dijadikan satu artikel inti. Nanti juga saya akan berikan contoh penerapannya supaya bisa lebih di pahami.

 

Memilih keyword yang bernilai berdasarkan Search Intent.

Search intent adalah alasan mengapa seseorang melakukan pencarian di google. Apakah untuk menemukan masalah yang mereka alami, atau mencari informasi di website tertentu, atau ingin membeli barang atau sekedar ingin tau harga saja.

Kata kunci yang Anda pilih menentukan bernilai atau tidak berdasarkan search intent tersebut dan niche website yang kalian buat.

Sesuai dengan blog nya Yoast seo disini. Search intent dapat di bagi menjad 4 jenis :

  1. Informational Intent
  2. Navigational Intent
  3. Commercial Investigaon
  4. Transactional Intent

 

Informational Intent

User yang mengetikan keyword jenis ini di search engine biasanya hanya ingin mencari informasi terhadap masalah yang mereka alami, atau ingin mencari jawaban terhadap pertanyannya.

misalnya :

  • Cara memutikan kulit setelah kepantai.
  • Berapa jarak antara bandung ke jakarta.
  • Cara membuat website untuk perusahaan.
  • Tempat wisata baru di Bogor.

Keyword jenis ini banyak dipakai untuk blog yang di monetize dengan PPC seperti Google Adsense atau CPA. karena biasanya untuk jenis keyword ini pencariannya lebih banyak dan termasuk kedalam kategori evergreen keyword.

 

Navigational intent

User yang mengetikan keyword jenis ini biasanya mereka ingin masuk ke website tertentu tetapi melalui google terlebih dahulu.

BACA JUGA :  Posisi #9 Naik ke Posisi #3 Dengan Cara Ini - The Hidden Relevance

misal :

  • login facebook
  • klik bca
  • internet banking mandiri
  • google drive
  • google mybusiness

Keyword jenis ini HARUS Anda hindari, karena walaupun Anda bisa berada di halaman pertama google, pengunjung Anda tidak akan banyak dan ctr ke situs Anda akan kecil.

 

Commercial Investigation

User yang mengetikan keyword jenis ini di search engine biasanya mereka ingin membeli sesuatu namun ingin mencari informasi terlebih dahulu, apakah layak untuk mereka beli, atau barang mana yang cocok untuk kebutuhan dan budget mereka.

Misal :

  • Laptop di bawah 7 juta.
  • Daftar hosting terbaik.
  • Harga pasaran laptop Asus 2018.
  • Laptop untuk bermain game.

Keyword jenis ini biasanya digunakan untuk website yang menjual produk (toko online), blog Adsense, CPA, Affiliate.

Toko online yang menggunakan keyword jenis ini biasanya mereka akan menggiring opini ke sudut pandang penulis baru kemudian mereka tawarkan produk sesuai dengan kebutuhan user.

Keyword jenis ini juga banyak dipakai blog yang di monetize dengan fitur affiliate, misalnya “5 hosting terbaik untuk toko online”. Sebenarnya apapun yang user pilih mereka tetap mendapatkan komisi dari penjualan hosting tersebut.

 

transactional Intent

User yang mengetikan ini di search engine biasanya sudah siap ingin membeli.  Keyword jenis ini bernilai tinggi, namun kompetisi keyword ini juga akan tinggi karena halaman pertama akan di tempati oleh website-website besar yang menjual produk tersebut.

misal :

  • Jual laptop asus ROG murah.
  • Jual sepatu convers di bekasi.
  • Jasa membuat website profesional.
  • Parfum Bvlgari original
  • paket travel ke bali

Keyword jenis ini banyak dipakai oleh website toko online dan jasa. Kompetisi untuk keyword ini juga akan tinggi karena banyak yang mengincarnya.

 

Bagaimana memilih keyword berdasarkan search intent tersebut ?

Tentukan terlebih dahulu wesite Anda akan dimonetize menggunakan apa.

jika Anda memilih untuk menggunakan program PPC, CPA, pilihlah keyword dengan type search intent :

  • Informational Intent (70%)
  • commercial Investigation (30%)

Jika web/blog Anda akan di monetize menggunakan program affiliate, coba gunakan keyword dengan type Search Intent :

  • Informational Intent (30%)
  • commercial Investigation (70%)

Jika web Anda adalah toko Online ataupun penyedia Jasa Online, maka Keyword yang bisa Anda pilih adalah keyword dengan type Search intent :

  • Informational Intent (10%)
  • commercial Investigation (30%)
  • Transactional Intent (60%)

kebanyakan pemilik toko online dan penyedia jasa online hanya fokus pada keyword dengan type “Transactional Intent” saja. dan hasilnya susah masuk halaman pertama karena bersaing dengan web besar seperti lazada, shoope, tokopedia, dll.

Anda bisa menyisipkan artikel didalam toko online Anda dengan keyword “Commercial Investigation” dan “Informational Intent” untuk meranking kata kunci lebih mudah dan menyisipkan link produk yang Anda jual di artikel tersebut.  Atau Anda bisa menggiring opini terhadap suatu produk, dan mengarahkannya ke link produk yang Anda jual.

BACA JUGA :  Manta Theme Project - SEO Wordpress Themes Dari Para Expert SEO

Dengan begitu sumber trafik yang Anda dapatkan dari Search Engine jauh lebih mudah dibandingkan Anda harus bersaing dengan website Authority yang ada di halaman pertama Google.

 

Menentukan keyword untuk title/judul konten

Pemilihan judul konten merupakan bagian yang sangat penting. Dari keyword yang telah anda dapatkan, keyword mana yang akan di jadikan judul konten ?

 

Ini adalah salah satu pertanyaan umum yang banyak di tanyakan.

 

Judul yang baik adalah Judul yang mendeskripsikan isi dari konten yang anda bahas.

 

Namun Judul konten tidak harus mengandung exact keyword yang anda targetkan.

 

Bingung ya ?? hehehe

 

Contohnya seperti ini :

Keyword yang di targetkan ; cara riset keyword dengan semrush

riset keyword semrush

Kalau di perhatikan di title tidak mengandung exact keyword yang di targetka yaitu “cara riset keyword dengan semrush”. Cuma karena konten tersebut isinya membahas cara riset keyword yang dominan menggunakan tools semrush google menganggap konten ini relevan dan di ranking di paling atas.

Bahkan kalau Anda perhatikan, didalam konten tersebut saya tidak pernah me-mention kata “cara riset keyword dengan semrush

riset keyword semrush 5

Google cukup pintar untuk mengartikan keseluruhan isi konten dengan keyword yang relevan dengan search query yang di ketik oleh user.

Contoh lainnya :

Target keyword : kerajinan dari botol bekas

hasil pencarian keyword kerajinan dari botol bekas

Sama seperti sebelumnya, di title tidak menggunakan exact keyword yang di targetkan yaitu “kerajinan dari botol bekas” namun website tersebut bisa menempati posisi #2 untuk keyword tersebut.

 

Untuk tahap ini, pilihlah keyword yang lebih general yang tidak terlalu spesifik ke sub bahasan tertentu. Walaupun nantinya Anda bisa membuat sub bahasan dari keyword general ini.

 

Misalnya seperti contoh diatas. Dari hasil riset keyword Anda mendapatkan keyword :

  • Kerajinan dari botol bekas
  • Kerajinan dari kardus
  • Kerajinan dari plastic aqua
  • Kerajinan dari stick ice cream

Maka Anda bisa membuat artikel dengan judul “Kerajinan Dari Barang Bekas” yang nandi didalam kontennya Anda bisa membahas keyword list diatas.

Missal Anda jadikan judul “70 kerajinan tangan dari barang bekas

Dimana didalam konten nantinya anda bisa membahas tentang kerajinan dari botol bekas, kerajinan dari kardus, dll

Namun karena sub keyword tersebut masih bisa di perluas, maka Anda bisa membuat konten lain dengan menggunakan sub keyword tersebut misalnya “50 kerajinan tangan menggunakan stick ice cream

BACA JUGA :  Apakah Meta Deskripsi Masih Penting Untuk SEO ???

Menggunakan cara ini, walaupun di title konten Anda menggunakan keyword A namun Anda bisa menargetkan keyword B, keyword C, dan keyword lainnya untuk di ranking menggunakan konten yang sama.

 

Mengumpulkan keyword yang relevan dengan keyword utama

Keyword yang relevan disini biasanya tidak keluar saat kalian mencari keyword menggunakan tools seperti google keyword planner ataupun ubbersugest, semrush, dll.

Coba perhatikan hasil scrape keyword dari ubbersugest dibawah ;

hasil riset keyword wisata bandung

Yang saya maksud relevan bukan seperti keyword-keyword diatas.

 

Maksud keyword yang relevan adalah keyword yang dapat memperkuat keyword utama.

 

Misalnya keyword yang Anda targetkan adalah “wisata bandung”, Anda bisa membuat list keyword yang relevan seperti tempat wisatanya :

  • Tebing keraton
  • Kawah putih
  • Air panas ciater
  • Floating market
  • Glamping
  • Dll

Atau bisa keyword spesifik ke nama daerahnya :

  • Lembang
  • Ciwidey
  • Subang
  • Pengalengan
  • Dll

 

Contoh lain misalkan keyword yang Anda pilih seputar “SEO” maka keyword yang relevan seperti :

  • Riset keyword
  • Onpage seo
  • Offpage seo
  • Backlink
  • Search engine
  • Penguin algo
  • Hummingbird
  • Dll

Jika saya menggunakan word2vec dari content Wikipedia untuk keyword SEO maka hasilnya seperti ini :

word2vec wikipedia seo

 

Untuk Anda yang biasa otak atik seputar machine learning bisa pakai word2vec dari Wikipedia untuk menemukan ide topik yang relevant/berhubungan dengan keyword/kata tertentu.

Contohnya disini saya ingin mencari relevant keyword untuk kata : Rank dan Link

word2vec wikipedia

Untuk kata Rank dan link, 3 kata yang paling dominan/ relevant adalah :

– Search ( 60%)

– Web (57%)

– Result (54%)

Jadi misalnya saya ingin membuat kalimat saya bisa memasukan ke 3 kata tersebut untuk memperkuat kata Rank dan Link.

Missal :

“your web needs more links to rank higher in search results.”

 

Keyword tersebut tidak akan muncul jika kita mencarinya menggunakan tools riset keyword seperti google keyword planner, ubbersugest, long tail pro, dll.

Untuk mencari keyword relevan ini bisa dengan membaca website yang sudah berada di halaman pertama, artikel di Wikipedia, majalah seputar niche yang dipilih atau Anda bisa tanya-tanya/interview langsung ke orang yang benar-benar paham di niche yang Anda pilih.

Pada tahap ini Anda kumpulkan sebanyak mungkin list keyword yang relevan atau related topik dari keyword utama Anda.

 

Dengan mengumpulkan list keyword tersebut Anda sudah paham apa yang akan Anda bahas didalam konten, keyword apa yang harus muncul. Sehingga konten Anda benar-benar padat sesuai dengan keyword yang di targetkan bukan hanya kalimat basa basi opening dan closing.

 

Bagaimana menggunakan keyword-keyword tersebut didalam konten akan saya bahas di materi cara membuat konten seo.

Add Comment